Istilah – Istilah Dalam Cara Berkicau Burung Pleci.
Oleh Ridho Pulungan Ssi
·
Istilah yang umum digunakan adalah sebagai berikut :
1.
Nada panggil (Call) : istilah ini menunjuk pada burung pleci yang
mengeluarkan suara yang bertujuan untuk memanggil pasangan atau
koloninya.nada panggil ini biasa kita dengar seperti
ciew..ciew..atau..cuit..cuit..dan lainnya sesuai dengan jenis dan
endemik burung pleci tersebut,yang dilantunkan dengan paruh terbuka
lebar.
2. Ngeriwik : istilah ini burung pleci mulai mereplay lagu
dan isian dengan volume suara pelan. Paruh cenderung tertutup,suara
masih ditahan di tenggorokan.sesekali terlihat paruh sediikit terbuka.
Lagu yang direplay burung umumnya berasal dari pemasteran alami/buatan
yang terekam di Auditory
Memori (otak) burung tersebut. dalam cara
bunyi ini,masih belum terlalu jelas jenis suara burung yang dinyanyikan.
UMUMnya pada ngeriwik ini,gaya burung pleci terlihat menggeleng2kan
kepala yang oleh sebagian besar orang disebut sebagai 'teler'.
Sedangkan presepsi GAYA TELER PADA PLECI TIDAK SAMA/BERBEDA DENGAN GAYA
TELER PADA ANIS MERAH.
3.Ngeriwik kasar ; adalah cara bunyi pleci
yang mulai mereplay lagu dan isian dengan volume yang lebih jelas dengan
paruh yang mulai membuka,artinya pleci tidak lagi menahan kicauannya di
tenggorokan melainkan usdah dikeluarkan dengan posisi paruh lebih
sering buka tutup. Dalam keadaan ini,isian sudah terdengar cukup
jelas.Suara yang dikeluarkan m,asih dapat terdengar dari jarak 5-10
meter.
5. Ngemplong ; adalah istilah yang banyak menimbulkan salah
presepsi dengan istilah NGALAS.sebenarnya,ngalas adalah salah satu dari
kategori dari istilah ngemplong,satu laginya adalah istilah NGALAS
ISIAN.Pada keadaan ini, burung pleci berkicau variatif lantang dengan
volume suara yang keras (loud),untuk kategori NGALAS,artinya melantunkan
lagu kicauan ASLI burung pleci seperti di habitatnya,sedangkan NGALAS
ISIAN adalah melantunkan lagu kicauan dengan berbagai isian yang bukan
merupakan suara asli burung pleci,pada istilah ini,suara kicauan burung
pleci dapat terdengar dari jarak puluhan meter.
6. NGEROL NGALAS
adalah istilah yang merujuk pda tahap tertinggi dalam istilah berkicau
pada pleci,suara Ngemplong (lihat kategori diatas) dibawakan sambung
menyambung secara variatif,diulang-ulang dan kadang dibarengi dengan
berbagai suara isian dengan volume suara yang kuat sehingga suara yang
dikeluarkan dapat terdengar dari jarak puluhan meter.Yang terbaik dari
istilah ini adalah NGEROL NGALAS ISIAN,artinya,suara keras yang diulang
dan variatif tadi lebih banyak suara isiannya dari pada suara asli
burung pleci..pada keadaan ini maka sering terlihat,burung pleci yang
mampu menghasilkan suara kuat secara kasat mata akan terlihat
kerongkongan menggembang,leher naik turun dan mebuka patuh
maksimal.Istilah yang sangat lazim di gunakan,juga di negara-negara yang
sudah cukup lama melakukan lomba burung pleci adalah FULL OPEN/FULL
BUKA artinya puncak aktivitas anggota tubuh seekor burung pleci dalam
mengeluarkan suara lantang adalah dengan membuka paruh mereka dan untuk
menghasilkan suara yang kuat dan lantang tadi,seekor burung pleci akan
membuka paruh mereka,menggetarkan seluruh anggota tubuh yang terlewati
oleh gelombang suara tersebut.
Hal hal yang juga penting untuk menilai kualitas seekor burung pelci adalah sebagai berikut :
1.
Irama/lagu : burung pleci akan mendapatkan point yang tinggi apabila
mampu berkicau dengan suara alunan nada yang teratur dan serasi.dalam
hal ini perlu diketahui bahwa burung pleci yang melantunkan lagu TIDAK
SAMA dengan burung pleci yang berbunyi. Burung pleci yang melantunkan
lagu artinya suaranya mengandung musik,jika tidak memilki intonasi
nada,vibrasi yang dihasilkan tidak teratur tidak mungkin ditentukan
nadanya.
2. Volume : perlu dicatat bahwa kualitas volume suara
tidak hanya dinilai dari nada (treble dan Bass) nya suara saja,namun
harus ada pula timbre (nada yang sama namun disuarakan dengan bunyi yang
berbeda).dengan kata lain,bukan burung pleci yang berkoar-koar keras
tanpa nada dan timbre yang mendapatkan poin tertinggi,namun suara burung
pleci yang lantang,keras,memiliki nada tinggi rendah yang
berirama,jernih (tidak serak/parau) yang pantas mendapatkan predikat
volume/suara berkualitas.
3. Gaya atau fisik : ini juga salah satu
istilah yang banyak membuat orang lupa dengan apa yang disebut sebagai
pleci berkualitas.Gaya yang paling bagus dan mendapatkan poin tertinggi
adalah NAGEN,artinya burung pleci tenang mencengkram tangkringan pada
saat melantunkan lagu dalam arena kontes,burung pleci yang berkicau
sambil loncat loncat tentunya akan menguarangi point dalam gaya/fisik,
dan dalam keadaan nagen tersebut,mungkin ada seekor burung pleci yang
buka ekor,buka sayap,dan ini akan menambah point,tapi bukan menjadi
alasan yang UTAMA yang menyebabkan burung tersebut dikatakan sebagai
burung yang berkualitas. standar kualitaas yang utama tetap pada
IRAMA/LAGU dan VOLUME.Nilai yang utama dari gaya/fisik ini sebetulnya
adalah burung pleci yang sehat,ditandai dengan warna bulu yang
bersih,kering,cerah (tidak kusam),kloaka bersih,kaki dan kuku
bersih,komponen anggota tubuh dan bulu lengkap (tidak cacat)
Demikian dokumen ini dibuat atas permintaan saudara Rezha Mesut Ozill.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar